Connect with us

Nasional

Joni Pemanjat Tiang Bendera Berhasil Lulus Bintara TNI AD

Published

on


Kemajuanrakyat.co.id – Joni pemanjat tiang bendera dengan nama lengkap Yohanes Ande Kalla, dinyatakan lulus tes Bintara TNI AD.

Dimana Joni sempat viral lantaran video heroiknya memanjat tiang bendera pada HUT ke-73 RI tahun 2018.

Diketahui aksinya pada saat itu memanjat tiang bendera untuk membetulkan tali tiang bendera yang tersangkut di ujung tiang.

Joni pada saat itu merupakan pelajar kelas 1 SMP Negeri Silawan, Kabupaten Belu, NTT. Saat upacara itu, Wakil Bupati Belu JT Ose Luan meminta Joni untuk naik ke atas podium.

“Saya bangga dengan perjuangan dia (Joni) memanjat tiang bendera. Saya katakan ke dia bahwa perjuangan para pahlawan dulu untuk memperjuangkan negara ini begitu besar,” tutus Ose.

Joni Pemanjat Tiang Bendera Berhasil Lulus Bintara TNI AD
Joni lulus Bintara TNI AD

Baca juga; Peristiwa Kebakaran Pabrik Lilin di Bekasi, Sempat Terjadi Ledakan

Perjuangan Joni untuk menjadi TNI AD tidaklah mulus, diketahui bahwa ia sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kendala pada tinggi badannya. Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana dalam keteranganya, Kamis, (26/9).

Kolonel Agung menyampaikan bahwa memang Joni sempat dinyatakan tidak lolos, akan tetapi Joni mendapatkan kesempatan mengikuti rangkaian tes untuk digali potensi-potensi spesifik lainnya.

“Joni telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi Bintara TNI AD dan dimasukan dalam kategori seleksi keahlian khusus,” kata Agung.

Joni Pemanjat Tiang Bendera Berhasil Lulus Bintara TNI AD
Joni si Pemanjat Tiang Bendera sebut tak punya mimpi selain jadi TNI

Lebih lanjut lagi Agung menyatakan, karena kesungguhan dan semangatnya mengikuti serangkaian tes, didukung bimbingan para pelatih dengan memanfaatkan waktu yang ada, akhirnya dia sampai di Tingkat Pusat dan dinyatakan lulus dalam penerimaan Bintara PK TNI AD Reguler kategori Keahlian Tahun 2024 di Bandung.

Selain itu, Joni akan melaksanakan Pendidikan di Rindan IX/Udayana sesuai dengan asal daerah pendaftarannya dan bergabung dengan Calon Bintara PK Reguler lainnya yang telah dinyatakan lulus seleksi.

Setelah aksi Joni pemanjat tiang bendera viral pada saat itu, Joni sempat di undang oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan bersama kedua orang tuanya tersebut kini akan menjadi seorang abdi negara sesuai dengan permintaanya kepada Presiden RI saat itu.

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Viral, Link Video Syur Guru dan Murid Gorontalo 7 Menit 34 Detik - Kemajuan Rakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Viral, Link Video Syur Guru dan Murid Gorontalo 7 Menit 34 Detik

Published

on

Kemajuanrakyat.co.id – Viral baru-baru ini sebuah rekaman video syur guru dan murid berdurasi 7 menit 34 detik.

Diketahui bahwa pemeran didalam video tersebut merupakan guru dan murid di Gorontalo.

Terpaut beda usia, diketahui guru berinisial D (57) yang tidak lain merupakan guru bahasa Indonesia.

Sedangkan, murid tersebut berinisial P (16) yang merupakan ketua OSIS sekaligus murid berprestasi dengan segudang kemampuan akademiknya.

Viral, Link Video Syur Guru dan Murid Gorontalo 7 Menit 34 Detik
Video syur guru dan murid di Gorontalo

Baca juga; Nasional Joni Pemanjat Tiang Bendera Berhasil Lulus Bintara TNI AD


Kepala sekolah salah satu MAN di Gorontalo berinisial RB dimana D dan P ini mengajar dan belajar mengatakan kedekatan guru dan murid itu terjadi sejak tahun 2022.

“Kebetulan anak ini termasuk siswa yang punya kemampuan karya ilmiah dan oknum guru ini sebagai pembimbingnya. Itu yang pertama hubunganya seperti itu,” ujar RB dikutip pada Jumat (27/9/2024).

Namun, tak berhenti sampai di situ. RB ternyata mendapat laporan lagi soal D dan P pada tahun 2023.

Viral, Link Video Syur Guru dan Murid Gorontalo 7 Menit 34 Detik
Video Syur di rekam oleh sahat korban sendiri

Karena sudah berulang kali, RB pun memeriksa D dan P secara tertutup untuk mendapatkan kejelasan dari mereka.


“Tapi saya lakukan secara tertutup. Tidak tereskspose untuk menjaga kewibawaan seorang guru dan menjaga siswa itu,” terangnya.

Adapun pengakuan guru dan murid itu kepada RB adalah mereka membantah memiliki hubungan spesial.

Kepada RB, P mengaku dekat dengan D hanya sebatas hubungan guru dan murid saja. Ditambah lagi D adalah pembimbing karya ilmiah P.


Namun, lagi-lagi RB mendapatkan kabar jika oknum guru dan murid di sekolahnya itu menjalin hubungan terlarang hingga adanya kabarnya dugaan persetubuhan pada awal tahun 2024.

Hingga pada akhirnya video syur guru dan murid di Gorontalo tersebar luas di media sosial.

Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman mengatakan video syur guru dan murid tersebut di rekam pada tanggal 6 September 2024.

Adapun yang merekamnya adalah rekan P sendiri yang berbeda sekolah dengannya. Lokasinya juga dilakukan di rumah rekan P tersebut yang berlokasikan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Adapun tujuan rekan P merekam D dan P adalah untuk memberikannya kepada istri sah D. Deddy mengatakan hubungan P dengan sosok si perekam itu berteman baik.

Deddy juga mengungkapkan fakta mengejutkan lainnya. Ternyata persetubuhan keduanya pertama kali dilakukan disekolah pada awal Januari 2024 dan terjadi disalah satu ruangan sekolah.

Continue Reading

Nasional

Kemenkeu Pastikan Cukai Rokok Tidak Naik Tahun Depan

Published

on

Kemajuanrakyat.co.id – Diberitakan langsung oleh Kementerian Keuangan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif cukai rokok atau cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun depan.

Selain itu, Dirjen Bea dan Cukai Askolani menyampaikan penetapan target CHT pada APBN 2025 juga telah mempertimbangkan tidak adanya kenaikan tarif. Namun pemerintah akan tetap melakukan penyesuaian harga jual ecer (HJE)

“(Tarif CHT)” tetap, tetapi mungkin kita ada menyesuaikan harga jual di industrinya,”katanya, Senin (23/9/2024).

Kemenkeu Pastikan Cukai Rokok Tidak Naik Tahun Depan
Direktur Jendral Bea dan Cukai Askolani

Baca juga; Gerakan Pasukan Berani Mati Jokowi, 20.000 Orang Mau Turun ke Jakarta

Adapun alasan kendati tidak menaikan cukai rokok atau mengubah kebijakan CHT pada 2025 dikarena terus munculnya fenomena down trading rokok.

Fenomena down trading rokok merupakan fenomena yang terjadi ketika konsumen beralih pada produk rokok lebih murah.

“Kebijakan CHT 2025 ini tentunya bisa mempertimbangkan down trading, yaitu dari perbedaan antara rokok golongan I dengan golongan III,” tuturnya.

Perlu diketahui juga, per 31 Agustus 2024 penerimaan CHT tercatat sebesar Rp132,8 triliun atau tumbuh 4,7 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan realisasi CHT ini dipengaruhi oleh kenaikan rokok golongan II dan III.

Meski begitu, Askolani mengatakan, kebijakan alternatif CHT yang di pertimbangkan pemerintah untuk dieksekusi pada tahun depan itu ialah penyesuaian harga jual rokok di tingkat industri.

Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Kemenkeu pada Selasa (10/9/2024) lalu, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI mengusulkan kenaikan cukai hasil tembakau jenis sigaret putih mesin (SPM) dan sigaret kretek mesin (SKM) minimal 5 persen setiap tahun untuk dua tahun ke depan.

Kemenkeu Pastikan Cukai Rokok Tidak Naik Tahun Depan
Buruh Rokok

Adapun alasan kenaikan CHT untuk meningkatkan penerimaan negara dari cukai hasil tembakau dan membatasi kenaikan cukai hasil tembakau pada sigaret kretek tangan untuk mendorong penambahan penyerapan tenaga kerja.

Tidak hanya itu saja, kabar mengenai batalnya kenaikan tarif cukai rokok pada 2025 mengerek saham-saham emiten rokok. Diantaranya saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) masing-masing sempat melesat 10% dan 8,8% menjadi Rp17.200 dan Rp800, serta PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) meroket 14,6% jadi Rp1.100 pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (24/9).

Continue Reading

Nasional

Gerakan Pasukan Berani Mati Jokowi, 20.000 Orang Mau Turun ke Jakarta

Published

on


Kemajuanrakyat.co.id – Berita mengenai pasukan berani mati Jokowi bakal memenuhi Jakarta pada tanggal 22 September 2024 sekaligus menggelar apel akbar.

Berita ini juga cukup mengagetkan warganet hingga mengundang perhatian. Mengutip dari berbagai sumber, awal mula cerita adanya Pasukan Berani Mati Jokowi konon langsung disampaikan oleh Amien Rais.

Gerakan Pasukan Berani Mati Jokowi, 20.000 Orang Mau Turun ke Jakarta
Amien Rais Ketua Majelis Partai Umat

Baca juga; NasionalKunjungan SBY di Istana, Disambut Langsung Oleh Jokowi

Diketahui bahwa Amien Rais merupakan mantan Ketua MPR sekaligus Ketua Majelis Syuro Partai Ummat.

Amien Rais melalui salah satu channel Youtube Amien Rais Official menyebutkan bakal ada apel akbar yang akan diikuti setidaknya 20.000 pasukan berani mati.

Ketua dari pimpinan pasukan berani mati bernama Sukodigdo Wardoyo, mereka punya komitmen dalam menjaga Jokowi dan keluarga dari anasir jahat yang ingin mencoba menjatuhkan Jokowi dari kekuasaan.

Bahkan ada video yang diberi judul “AKSI BVN*H DIRI JKWI #jokowi”, sudah di saksikan lebih dari 70 ribu kali sejak pertama kali tayang tanggal 9 September 2024.

Tokoh Muhammadiyah yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak menjelaskan lebih lanjut terkait apa itu Pasukan Mati Jokowi.

Gerakan Pasukan Berani Mati Jokowi, 20.000 Orang Mau Turun ke Jakarta
Rizieq Shihab menyampaikan agar tidak bikin onar di Jakarta

Disisi lain, Rizieq Shihab juga ikut berkomentar akan perihal tersebut. Dalam video tersebut, Habib Rizieq terlihat duduk di antara jemaah Majelis Ashsholaatualannabi yang disiarkan secara langsung lewat kanal Youtube.

“Kita jangan usil, kita janggan ganggu, silahkan mereka mau demo, mau orasi, mau berteriak itu hak mereka untuk menyampaikan pendapat, betul?”

“Tapi kalau mereka coba-coba bikin huru-hara di Jakarta! Hei umat Islam, keluar dari rumahmu! Bawa senjatamu! Ganyang mereka! Habisi ke mana mereka berada saudara! Takbir!”

Namun diberitakan hingga Minggu siang (22/9) pasukan berani mati bela Presiden Joko Widodo tidak muncul di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Yang ada malahan massa dari Barisan Bela NKRI yang berdatangan di kawasan tersebut. Pada pukul 12.00 WIB, puluhan orang dari Barisan Bela NKRI ini sudah berkumpul di depan gerbang Tugu Proklamasi.

Selanjutnya pada pukul 13.15 WIB, mereka mulai melakukan aksi penyampaian pendapat dengan dikawal puluhan anggota Polri dari Satuan Shabara dan Brimob.

Koordinator Barisan Bela NKRI, Andre Dande mengatakan, aksi yang dinamakan Konvensi Rakyat Lawan Oligarki ini merupakan sebuah hasil rangkuman dari berbagai peristiwa belakangan ini.

“Ada keresahan, ada kegelisahan, ada ketakutan, dari sebuah kekuasaan yang sangat tirani, otoriter dan menindas rakyat,” sambungnya.

Continue Reading

Trending