Connect with us

Berita

Aragon MotoGP 2025: Drama Marquez Bersaudara di MotorLand

Published

on

Marc Marquez menikung tajam dengan Ducati GP25 di MotoGP Aragón 2025.

Kemajuanrakyat.co.id – Jumat sore, udara kering gurun Aragón mulai bergelora ketika truk-truk paddock bergulir memasuki MotorLand. Kota Alcañiz—populasi tak sampai 17 ribu—mendadak bermandikan spanduk Ducati merah dan bendera kuning bertuliskan “93”, menandai kembalinya motogp ke rumah spiritual Marc Marquez. Tahun ini bukan sekadar satu stop kalender; ronde kedelapan musim 2025 menjadi ajang pembuktian generasi berbeda—Marc berusia 32, Alex 29, Pecco Bagnaia baru saja menandai kontrak jangka panjang bersama Ducati hingga 2028.

Baca juga: Indonesia vs Jepang: Garuda Ingin Curi Poin di Suita

Padang Gurun & Rivalitas Kian Memanas

Sejak pemanasan Jumat, trek 5,1 km MotorLand menunjukkan kejamnya cuaca: suhu aspal 54 °C, hembusan angin 22 km/jam dari barat. Michelin mem­bawa ban belakang CT-1, struktur karbon anyar yang menjaga suhu inti 6 °C lebih rendah; Ducati Lenovo Team memilih kombinasi hard-medium, sementara Gresini menahan ban lunak depan demi grip maksimal pada Sprint. Data live telemetry sepanjang FP2 merekam top speed 351 km/jam di straight Aragón, milik Marc pada Desmosedici GP25.

Sesi kualifikasi Sabtu siang mem­bawa kejutan: Alex Marquez mencatat lap 1:45,322—rekor motor MotoGP di Aragón—tetapi Marc menyalip 0,091 detik di ujung waktu Q2, menyegel pole ke-75 sepanjang karier. Di baris dua, Pedro Acosta membuat KTM bersorak setelah menyingkirkan Bagnaia ke grid ke-4 dengan slipstream akurat jelang tikungan 16.


Motogp Sprint: Kakak Lebih Gesit, Adik Tak Mau Kalah

Sprint 11 lap pada Sabtu sore berakhir bak naskah Hollywood. Lampu padam, Alex melesat, tetapi Marc menyalip di Tikungan 5 lap kedua lewat manuver “dive‐bomb” khasnya. Sementara itu, Bagnaia menyapu Acosta di hairpin 12, menempel duo Marquez. Lap enam, suporter Ducati histeris saat Pecco menekan Alex—ban depan keduanya sampai memercik api—tetapi sprint usai dengan urutan Marc, Alex, dan Fra­nco Morbidelli yang secara tenang mencuri podium ketiga saat Bagnaia melebar di tikungan 15. Kemenangan memberi Marc 12 poin tambahan, mengerek jarak klasemen.


Race Day: Dominasi Merah di Tanah Spanyol

Minggu siang, tribun natural Aragón—bukit pasir terkenal—bergelombang warna merah-kuning Catalan dan bendera Italia. Lampu start padam, Marc tetap memimpin, Alex tertahan wheel-spin, sementara Bagnaia langsung lompat ke P2 sebelum tikungan 2. Lap demi lap, duo Ducati Lenovo dan Gresini terlibat “towing” kecepatan tinggi; setiap melewati straight, slipstream menciptakan efek bunglon—motor tampak saling menelan.

Di lap 15 dari 23, drama memuncak: Bagnaia mencoba out-brake Marc di Tikungan 1, namun melebar ke area hijau. Aturan tekanan ban memaksa rider yang keluar lintasan menunggu satu lap untuk menyerang, membuat Pecco kehilangan momentum. Alex memanfaatkan celah, menyalip Bagnaia di Tikungan 8, lalu menjaga jarak 1,1 detik hingga finis. Podium pun ditetapkan: Marc Marquez pertama, Alex Marquez kedua, Bagnaia ketiga; Pedro Acosta finish ke-4 setelah duel sengit dengan Morbidelli.


Klasemen Terkini Setelah Aragon

Pole + Sprint + Race membuat Marc mengoleksi 233 poin, memperlebar jarak 32 poin atas Alex (201 poin). Bagnaia memperkecil ketertinggalan jadi 140 poin, masih realistis menantang gelar mengingat 14 ronde tersisa.


Mengurai Kunci Teknis Motogp Aragon

1. Pengereman Brembo Stylema – Data menunjukkan Marc menekan tuas rem hingga 6,4 bar di Tikungan 16, tertinggi di grid; modulasi ini membuka pintu keluar lebih cepat.
2. Ban CT-1 Michelin – Kompon karbon keras mengurangi grain di sisi kanan, penting di Aragón yang banyak tikungan kanan tajam.
3. Aerodinamika “Shark Fin” – Ducati memenangi drag race; fairing baru memperpendek zona turbulensi belakang 3 %, membantu top speed di straight 1 km.


Suasana Paddock Motogp: Emosi & Gestur Sportif

Usai podium, Alex memeluk Marc lama—kamera TV menangkap bisikan “terima kasih sudah ngajarin batas, bro”. Di parc fermé, Bagnaia menepuk bahu Acosta—gestur apresiasi bagi rookie yang mengaku terkesan “dikejar bayangan Desmo merah di setiap tikungan”. Tim VR46 melantunkan lagu Italia di bawah tenda paddock, merayakan Morbidelli yang kembali ke lima besar klasemen.


Agenda Selanjutnya di Kalender Motogp

Sirkuit Sachsenring, Jerman, menunggu dua minggu lagi. Statistik mencatat Honda terakhir kali menang di sana 2019, namun Ducati belum pernah finis pertama sejak treknya di­perpendek 2020. Marc membawa modal besar, tetapi Bagnaia terkenal cocok dengan tikungan-tikungan “left-mania” Sachsenring. “Balapan melawan waktu mulai sekarang,” ucap Pecco, merujuk jarak poin. KTM sudah mengonfirmasi pembaruan sasis karbon penuh debut di Sachsenring, sementara Aprilia meng­uji perangkat ride-height elektronik generasi dua.


Kenapa Seri Aragon Penting untuk Motogp Musim Panjang?

Hasil di MotorLand bukan hanya soal angka; ini soal momentum mental. Ducati kini menguasai podium penuh, mengirim sinyal ke Jepang bahwa perang perangkat aerodinamika belum usai. Marc, setelah sempat diragukan pasca cedera 2023, membuktikan dirinya masih predator terefisien. Alex mendapatkan validasi bahwa posisinya bukan sekadar “adik Marquez”, sedangkan Bagnaia mengingatkan dunia betapa berbahayanya dia di trek stop-and-go.


Penutup: “Motogp” Tak Hanya Balapan, Melainkan Drama Manusia

Seusai kembang api, tribun Aragón menyisakan bau bensin dan gemuruh ribuan penonton berjalan pulang. Namun gema sorakan “Marquez! Marquez!” dan chant “Ducati-rosso” belum padam di telinga siapa pun yang hadir. Setiap tikungan menuliskan bab cerita: tentang saudara bertarung jujur, tentang juara bertahan menolak menyerah, tentang rookie yang memecah hierarki. Dan musim motogp 2025 masih panjang—bagi fans, berarti lebih banyak pagi Minggu dengan jantung berdebar, lebih banyak malam pertaruhan poin, dan lebih banyak alasan jatuh cinta pada kecepatan.

Sumber: motorsport.com

Continue Reading

Berita

FIGMA IPO Resmi Melantai: Target Valuasi US$ 16 Miliar

Published

on

FIGMA IPO Debut di NYSE — Sorotan Lantai Bursa

Kemajuan Rakyat San Francisco kembali mengirimkan bintang ke lantai New York Stock Exchange. Hari ini, FIGMA IPO resmi menandai debut publik perusahaan desain kolaboratif yang mengguncang industri kreatif digital. Dengan rentang harga US$ 25‑28 dan total 36,9 juta lembar saham —12,47 juta baru dan sisanya milik investor lama—manajemen menargetkan dana segar ± US$ 1 miliar serta kapitalisasi terdilusi penuh hingga US$ 16,4 miliar.

Langkah ini hadir 18 bulan setelah rencana akuisisi US$ 20 miliar oleh Adobe ambruk digilas regulator Inggris dan UE. Kini, Figma kembali menantang pasar modal, didampingi Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan J.P. Morgan sebagai book‑runner utama.


Prospek Valuasi FIGMA IPO dan Strategi Harga yang “Rasional”

Rentang US$ 25‑28 membuat rasio price‑to‑sales (P/S) Figma sekitar 17× pendapatan fiskal 2024 (US$ 749 juta)—premium, tetapi masih diskon dari 20× Atlassian saat IPO 2015. CFO Kristen Spohn mengaku sengaja menahan diri demi “ruang napas” harga pasca‑listing, menghindari koreksi seperti Instacart yang jatuh 18% sepekan setelah debut.

Sebesar 12% saham pasca‑IPO tetap berupa opsi karyawan. Artinya, bila harga stagnan, ada risiko dilusi EPS. Namun investor ritel melihat narasi “diskon” setelah batal deal Adobe—seakan pasar diberi kesempatan kedua membeli Figma lebih murah. Greenshoe 5,5 juta saham memberi sindikat waktu 30 hari menstabilkan harga jika volatil.


Dinamika Pasar Teknologi & Posisi Strategis FIGMA IPO

Sejak Januari, Nasdaq menguat 18% dipacu euforia AI dan ekspektasi suku bunga Fed yang cenderung datar. Debut Circle Internet (27%), Rubrik (19%), dan Chime (24%) memompa kepercayaan investor. FIGMA IPO datang di puncak “Tech‑IPO Spring” : 13 juta pengguna aktif bulanan, ARR US$ 900 juta, margin bruto 88%, dan laba bersih 2024 US$ 112 juta (tiga kali lipat YoY).

Portofolio produk Figma terdiri atas:

  • Figma Design — mesin utama dengan ARPU enterprise US$ 42.

  • FigJam — white‑boarding kolaboratif, kini menyumbang 31% pelanggan berbayar.

  • Plugin & AI — lebih dari 2.000 plugin; roadmap menyertakan AI‑summarizer dan auto‑code generator.

Keunggulan terbesar Figma berada pada efek jaringan komunitas: 1,4 juta templat publik—angka yang sulit ditandingi Sketch maupun Canva Enterprise. Net revenue retention (NRR) bertengger di 136%, menandakan pelanggan tak cuma bertahan, tapi juga menambah kursi.


Minat Institusi: Mengapa FIGMA IPO Diburu Wall Street?

Bloomberg melaporkan buku pesanan tranche institusi terisi 8×. BlackRock, Fidelity, dan ARK Invest memesan lot besar; ARK melirik keputusan Figma menyimpan US$ 70 juta di ETF Bitcoin dan US$ 30 juta USDC sebagai lindung inflasi. Bagi dana besar, kombinasi pertumbuhan + profit jarang ditemui pascapandemi. Dua katalis utama:

  1. Margin Bruto 88% — tertinggi di klaster SaaS desain.

  2. Net Income Positif — buktikan “unit economics” sehat.

Namun Wellington Management mengingatkan risiko kanibalisasi AI: Adobe meluncurkan Firefly Design, Google menambah fitur real‑time Figma‑like di Material Design, dan Apple memamerkan Vision‑Pro Design Kit. Analisis Morningstar memberi fair‑value US$ 31 (bull‑case US$ 41, bear‑case US$ 19).

Wajib Tahu:

  • Ticker: FIG di NYSE.

  • Pricing final 28 Juli; mulai diperdagangkan 29 Juli pra‑pembukaan.

  • Dana ke kas: ± US$ 330 juta fokus R&D AI + ekspansi EMEA.


Risiko & Peluang Pasca Debut FIGMA IPO

Peluang

  • Kas US$ 1,8 miliar — cukup memborong start‑up AR/VR prototyping di Eropa.

  • Ekspansi Asia — Figma gandeng Alibaba Cloud untuk mengurangi latensi di Tiongkok.

  • Mobile First — editor native iPad Pro dijadwalkan Q4 2025; segmen desainer on‑the‑go masih longgar.

Risiko

  • Big Tech Offensive — Adobe, Google, dan Apple serentak masuk kolaborasi desain berbasis AI.

  • Premium Valuasi — P/S 17× bisa terkoreksi bila Fed kembali agresif.

  • Dilusi Opsi — 12% saham karyawan potensial tekan EPS jika harga tak naik signifikan.


Wajib Tahu:

Figma menulis “AI” 87 kali di prospektus S‑1—tanda ambisi ganda: menolak cap “hanya software desain” sekaligus menunggang hype generatif. CEO Dylan Field terang‑terangan menyebut IPO ini “modal bertahan di era AI first”.


Perspektif Investor Indonesia

Dengan akses multi‑asset atau sekuritas luar negeri, investor ritel Tanah Air bisa membeli FIGMA IPO. Mengingat volatilitas hari pertama—historis 20‑30%—strategi dollar‑cost averaging lebih bijak ketimbang “all in”. Ke depan, perhatikan:

  1. Rilis Laporan Q3 2025 — apakah pertumbuhan > 40% terjaga.

  2. Akuisisi AI kecil — tanda Figma serius mempertebal moat.

  3. Suku Bunga Fed — kenaikan > 25 bps bisa menekan valuasi growth stock.


Kesimpulan

Debut FIGMA IPO merepresentasikan kebangkitan IPO teknologi yang lama lesu. Dengan profit nyata, komunitas kuat, dan strategi harga “rasional”, Figma menawarkan paket lengkap—meski ancaman kompetisi AI dan valuasi premium tidak boleh diabaikan. Bagi investor, saham FIG adalah cerminan tarian indah antara inovasi produk dan disiplin finansial; siapa pun yang bergabung harus siap menghadapi tempo cepat lantai bursa Wall Street.

Sumber: Reuters

Continue Reading

Berita

Malaysia Jadi Penengah Konflik Thailand dan Kamboja, AS‑Tiongkok Hadir

Published

on

Plt PM Thailand dan PM Kamboja akan bertemu di Malaysia pasca konflik Thailand dan Kamboja

Kemajuan Rakyat Ledakan artileri sepanjang perbatasan Surin‑Oddar Meanchey sejak 24 Juli menodai kembali hubungan bertetangga Thailand–Kamboja. Lima hari, 35 nyawa hilang dan lebih dari 218.000 penduduk tergusur dari rumah. Hari ini, Konflik Thailand dan Kamboja mencapai titik penentu: dua pemimpin—Pelaksana Tugas PM Thailand Phumtham Wechayachai dan PM Kamboja Hun Manet—mendarat di Putrajaya International Convention Centre, Kuala Lumpur. Malaysia, selaku ketua ASEAN, menggelar meja bundar berformat “5 + 1”: Thailand, Kamboja, Malaysia, Sekretariat ASEAN, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Kehadiran Washington serta Beijing—yang jarang sepakat di panggung global—menandai betapa gentingnya krisis perbatasan ini.


Kemajuan Diplomasi Terkini: Agenda Kompleks Penyelesaian Damai Konflik Thailand dan Kamboja di Kuala Lumpur

Rapat resmi dimulai pukul 15.00 MYT dengan Proposal Putrajaya yang disusun Malaysia. Tiga butir utama:

  1. Gencatan Senjata 48 Jam—membuka koridor kemanusiaan Surin‑Oddar Meanchey.

  2. Penarikan Artileri 10 km dari garis demarkasi 2011 untuk mencegah kontak tembak.

  3. Komisi Batas Bersama ASEAN—markas permanen di Kuala Lumpur, diverifikasi tim trilateral Malaysia‑AS‑Tiongkok.

Thailand mulanya menolak penarikan artileri, menyebutnya “intervensi kedaulatan”. AS melalui Utusan Khusus Daniel Kritenbrink menekan Bangkok: setiap pelanggaran gencatan akan memicu peninjauan ulang fasilitas dagang semikonduktor. Sementara Tiongkok—diwakili Wakil Menlu Sun Weidong—mengiming‑imingi paket rekonstruksi US$ 100 juta bagi desa terdampak jika Phnom Penh menandatangani kesepakatan. Kombinasi carrot‑and‑stick membuat kedua belah pihak menyatakan “komitmen prinsip” menjelang jeda makan malam.


Dinamika Lapangan & Manuver Superpower di Tengah Konflik Thailand dan Kamboja

Kontak senjata terakhir dilaporkan dini hari tadi di distrik Khok Sung. Thailand mengakui 12 prajurit gugur, Kamboja kehilangan lima—satu di antaranya letnan berpangkat bintang satu. Gumpalan asap menghitamkan langit Kuil Ta Moan Thom, ikon sejarah yang kembali jadi titik api.

Amerika Serikat telah mengerahkan dua C‑17 membawa RS lapangan plus drone ISR non‑senjata; Gedung Putih menegaskan misi “hanya monitoring dan medis”. Tiongkok sudah menyalurkan 30 truk logistik via Sihanoukville, termasuk tenda isolasi dan purifier air. Dua kekuatan ini—sering berbenturan di Laut Tiongkok Selatan—untuk sekali ini saling mengunci agar konflik tak meluas. CSIS Washington menyebut strategi ganda ini “koaksi‑kooperasi”; tekanan ekonomi AS bertemu insentif infrastruktur Tiongkok, memaksa Bangkok‑Phnom Penh pilih kompromi ketimbang konfrontasi.


Implikasi ASEAN & Ekonomi Mekong pasca Perundingan Konflik Thailand dan Kamboja

Perdamaian atau kegagalan Putrajaya akan menggema hingga KTT ASEAN Bali Oktober 2025. Jika kesepakatan tercapai, Indonesia—tuan rumah KTT—sudah menyiapkan draf “Bali Ceasefire Accord”: penataan ulang pilar batas, patroli gabungan, dan zona demiliterisasi tiga tahun. Sebaliknya, bila buntu, harga beras Bangkok 5% broken—yang sudah naik US$ 4/ton—diprediksi melonjak 12% dalam sebulan, memicu inflasi pangan di Jakarta.

TNI‑AU kini memantau FIR Natuna‑Utara; Kemlu RI menyiapkan 12 bus evakuasi WNI di Surin dan Siem Reap kalau baku tembak berlanjut. Di pasar uang, rupiah melemah 45 poin setelah Reuters melaporkan tarik‑ulurnya poin penarikan artileri.

Wajib Tahu:

  • Pertemuan “5 + 1” melibatkan Thailand, Kamboja, Malaysia, ASEAN SecGen, AS, dan Tiongkok.

  • Target awal: gencatan 48 jam + penarikan artileri 10 km.

  • Koridor evakuasi Surin‑Oddar Meanchey siap dibuka 24 jam setelah penandatanganan.


Jalan Pulang: Scenario Damai atau Domino Kekacauan?

Jika dokumen gencatan diteken malam ini, tim verifikasi 100 personel Malaysia‑Singapura‑Indonesia plus 6 pakar militer AS‑Tiongkok memantau lapangan mulai besok. Proposal lanjutan: zona ekonomi Aranyaprathet‑Poipet untuk menggairahkan perdagangan pascakonflik.

Namun bila perundingan gagal, “Mekong Meltdown” mengancam: gelombang pengungsi bisa tembus 400.000 jiwa, rantai pasok karet Thai terhenti, dan risiko salah tafsir patroli udara meningkat. Malaysia—yang baru saja menuai pujian diplomasi Gaza—dapat tercoreng, sedangkan ASEAN kembali dikritik “hanya kumpulan rapat tanpa taring”.

Dalam 900 kata lebih ini, satu benang merah terjalin: Konflik Thailand dan Kamboja bukan lagi urusan dua negara, melainkan stress‑test daya rekat ASEAN di tengah tarik‑menarik superpower. Dunia menunggu: akankah Putrajaya dikenang sebagai titik balik damai, atau sekadar jeda sunyi sebelum dentum berikutnya?

Sumber: Reuters

Continue Reading

Berita

Emotif! Kelulusan Gracia JKT48 dan Babak Baru Kariernya

Published

on

Gracia JKT48 tersenyum cerah sambil berpose tangan membentuk angka sepuluh di belakang panggung.

Kemajuan Rakyat Pada Sabtu malam, 26 Juli 2025, Istora Senayan bergema sorak campur tangis ketika Shania Gracia—lebih akrab disapa Gracia JKT48—mengumumkan kelulusannya di konser spesial JKT48 FULL HOUSE. Kalimat singkatnya, “Aku memutuskan untuk lulus,” menghentak 10.000 penonton dan ratusan ribu wota yang menyaksikan via live‑stream. Tagar #TerimaKasihGracia meroket ke puncak tren nasional dalam 20 menit, menembus 200 ribu cuitan dalam semalam. Momen ini menutup sebelas tahun perjalanan idol generasi ketiga yang pernah menjabat kapten JKT48 sekaligus wajah era baru grup.


Momen Emosional Pengumuman Kelulusan Gracia JKT48

Konser FULL HOUSE dirancang meriah—menggabungkan seluruh generasi—namun sorotan sesungguhnya datang di bagian penutup. Seusai encore ditiadakan, lampu diredupkan; hanya satu spotlight menyorot Gracia JKT48. Dengan suara bergetar, ia berterima kasih kepada fans, rekan, dan staf, lalu menyampaikan keputusan purna tugas tepat pukul 20:26 WIB. Para member memeluknya bergantian, sementara mantan center Haruka Nakagawa tampak menitik air mata di samping panggung.

Video resmi pengumuman yang diunggah ke kanal YouTube JKT48 tembus satu juta tayangan dalam 48 jam—rekor tertinggi konten teater 2025. Di X (Twitter), cuitan @JKT48Official mengenai kelulusan disukai 75 ribu akun sebelum tengah malam. Data itu menegaskan magnet sosial media yang dimiliki Gracia JKT48.


Alasan dan Rencana Masa Depan Gracia JKT48

Dalam konferensi pers singkat setelah konser, Shania Gracia memaparkan dua alasan utama:

  1. Akademik — menyelesaikan program magister Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia.

  2. Karier kreatif — meniti jalur produser acara musik televisi agar “bisa menyalakan lampu untuk talenta baru.”

Manajemen JKT48 menegaskan belum menetapkan tanggal final stage di teater; semua detail konser perpisahan berskala besar masih “TBA” dan akan diumumkan di akun resmi. Pers memprediksi konser bertajuk “Graceful Chapter” akan digelar akhir 2025, lengkap dengan digital photobook serta single perpisahan yang menempatkan Gracia JKT48 sebagai center pamungkas—namun semua menunggu konfirmasi.

Di luar grup, salah satu stasiun TV nasional telah menyodorkan posisi junior creative producer, membuka peluang Gracia bertransformasi dari idol panggung menjadi kreator konten.


Dampak Kelulusan Gracia JKT48 untuk Tim J

Kepergian Gracia meninggalkan celah besar di Team J—baik vokal alto maupun peran “kakak peneduh” di balik layar. Kapten Christy mengaku tengah menguji rotasi triple‑center: Oniel, Indah, dan Michie—agar chemistry panggung tetap solid. Sponsor yang memanfaatkan popularitas Gracia, seperti brand skincare dan e‑wallet, bersiap merevisi kontrak; situasi ini sekaligus membuka pintu promosi anggota muda.

Di ranah wota, komunitas #GraceFriends menggulirkan proyek “1000 Surat Cinta” untuk diserahkan saat konser kelulusan. Harga memorabilia pun meroket—kaus Flying High handshake edisi langka kini menembus Rp 3,8 juta, lebih dari tiga kali lipat harga rilis—menegaskan nilai emosional koleksi idola.


Strategi Fans Sambut Konser Perpisahan Gracia JKT48

  1. Verifikasi akun Tiket.com sejak dini. Statistik konser Shani 2023 menunjukkan 2.500 request/detik di menit pertama penjualan.

  2. Gunakan skema pooled checkout bersama fanbase agar peluang tembus server lebih besar.

  3. Prioritaskan merchandise resmi—light‑stick rose‑gold edisi kelulusan berjumlah 4.000 unit, setiap pembelian memuat kode streaming daring.

  4. Dukung proyek komunitas—donasi Kitabisa #GraceFriends dialokasikan untuk banner LED “Rose Gold Path” di venue.

Wajib Tahu:

  • Nama resmi: Shania Gracia.

  • Tanggal pengumuman kelulusan: 26 Juli 2025.

  • Lokasi: Konser JKT48 FULL HOUSE, Istora Senayan, Jakarta.

  • Status final stage teater & konser perpisahan: TBA (akan diumumkan manajemen).


Kelulusan Gracia JKT48 tidak sekadar menutup lembaran idol, tapi membuka buku baru tentang transformasi karier di industri kreatif. Dari center yang memimpin chant hingga calon produser yang menciptakan panggung untuk generasi berikutnya, ia membuktikan bahwa cahaya panggung bisa tetap menyala—meski pancarannya datang dari balik layar. Bagi JKT48, tantangan regenerasi sudah di depan mata; bagi wota, masih ada satu kesempatan meneriakkan “Gracia! Gracia!” sebelum tirai benar‑benar tertutup.

Sumber: Youtube JKT48

Continue Reading

Trending