Peristiwa
Kantor Walikota Pekanbaru Terbakar Hebat, DPKP Turunkan 9 Mobil Pemadam
Kemajuanrakyat.co.id – Diberitakan, Jum’at 20 September 2024, kantor Walikota Pekanbaru Terbakar sekitar pukul 11:27 WIB.
Gedung B9 (Lipat Kajang) komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru Tenayan Raya yang merupakan kantor bersama tiga OPD.
Adapun didalamnya terdapat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.
Terlihat kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi terlihat di bagian atas gedung yang diberi nama Gedung Lipat Kajang yang berada didalam komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru tersebut.
Kondisi ini sempat menimbulkan kepanikan bagi pegawai di tiga instansi tersebut. “Dengan kondisi panik, kami berlari keluar menuju lantai dasar melalui tangga darurat berhubung karena lift mati. Ada beberapa yang turun dan naik,” terang salah satu pegawai dinas perkim yang selamat menuju lantai dasar kantor tersebut.

Baca juga; Gamer Cantik Listy Chan Mualaf dan Berhijab, Tato Jadi Sorotan
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning yang dikonfirmasi Jumat Siang mengatakan, pihaknya menurunkan anggota dari tiga pos kelokasi untuk melakukan pemadaman langsung.
Kepala DPKP, Buthan Gurning juga mengatakan, pihaknya telah menurunkan tiga pos pemadam kebakaran untuk menanggulangi kebakaran di komplek Kantor Walikota Pekanbaru.
“Iya kita sudah kerahkan untuk tiga pos pemadam ke sana,” ujar Burhan Gurning. “Sampai dengan saat ini sudah ada 9 unit armada pemadam dan 2 armada rescue,” ungkapnya.
Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Dari informasi yang didapat, api tiba-tiba terlihat membesar diatap gedung PUPR.
“Api terlihat membesar dengan cepat dari atas gedung, kami belum tau penyebab pasti kebakarannya, mungkin konsleting listrik,” kata salah seorang pegawai yang enggan namanya dimuat.

Diketahui juga, kantor Walikota Pekanbaru terbakar dengan hebat sempat membuat heboh. Hingga belum ada pihak perkantoran yang berani masuk kedalam sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba untuk meredakan kebakaran.
Disisi lain, Pejabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa turut turun kelokasi gunakan memastikan api yang membakar Gedung B9 di komplek Perkantoran Pemerintahan Kota Pekan baru.
Risnandar juga tidak sendiri ketika melihat kondisi terkini digedung B9 yang terbakar. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.
Selain itu juga, Sekda Kota Pekanbaru didampingi sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Pekanbaru ikut mendampingi Risnandar.
Dia juga menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kebakaran ini. Ia menyebut proses pemadaman sudah berhasil dilakukan. “Saat ini proses pemadaman sudah masuk pada tahap pendinginan, untuk memastikan tidak ada api di seluruh gedung,” tutup Pj Wali Kota.

Peristiwa
Pohon Tumbang Timpa Jamaah Sholat Id di Pemalang

Kemajuanrakyat.co.id – Insiden pohon tumbang timpa jamaah yang sedang melakukan sholat id di Masjid Agung Nurul Kalam Kota Pemalang, Jawa Tengah.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak beberapa jemaah bergeletakan di jalan setelah pohon tumbang dan beberapa warga yang mencoba menolong.
Sementara ada jemaah lain tampak mengerumuni para korban yang tertimpa pohon tak lama suara ambulans terdengar di lokasi.
Dari informasi yang diperoleh, pohon beringin berukuran besar tersebut mendadak roboh menjelang pelaksanaan Sholat Idul Fitri, sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca juga; Misi Kemanusiaan TNI, Panglima Perintahkan Kesiapan Pasukan
Sementara dibawahnya terdapat para jemaah yang tengah melakukan sholat Id. Akibatnya mereka tertimpa, bahkan batang pohon yang tumbang tersebut melintang di jalan utama Alun-alin Pemalang.
“Tiba-tiba ambruk, keras sekali suaranya, orang-orang langsung pada lari,” kata Heri, salah satu jamaah salat.
Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo saat dihubungi menyampaikan bahwa ada dua orang meninggal dunia dan 17 orang lainnya mengalami luka-luka.
“Korban pohon tumbang timpa jamaah sholat Id semuanya itu ada 19, meninggal dunia dua, yang lain masih perawatan,” ujarnya.
Selain itu, Eko juga menyampaikan tidak ada angin kencang saat insiden nahas itu terjadi. Diduga, peristiwa itu terjadi karena pohon sudah tua dan rapuh.
“Enggak ada angin, kalau pohonnya memang pohon tua, pohon beringin, enggak ada hujan, enggak ada angin, tiba-tiba tumbang,” tutur dia.
Lebih lanjut lagi Eko menyampaikan pelaksanaan sholat Id di lokasi tersebut tetap berjalan meski sempat terjadi insiden pohon tumbang yang menewaskan dua orang.
“Sholat Id tetap berjalan, karena kan di luar, jadi yang korban dan sekitar korban langsung dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya.
Peristiwa
Mayat di Kantor Nasdem DPD Blitar Ditemukan Telah Membusuk

Kemajuanrakyat.co.id – Penemuan mayat di kantor Nasdem yang sudah membusuk, tepatnya di kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Blitar, Jumat (21/03/2025) pagi.
Belakangan diketahui, jenazah tersebut adalah Heri Sucahyo seorang warga desa Sawentar, kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Diketahui keseharian Heri merupakan seorang petugas kebersihan sekalian penjaga malam di kantor DPD Nasdem Kabupaten Blitar.
Mayat di kantor Nasdem tersebut diketahui sudah meninggal 4 hari sebelum ditemukan.
“Tadi ada laporan ke desa pukul 09.00 WIB. Ada orang sudah empat hari tidak keluar dari Kantor DPD Nasdem. Kami menugaskan Pak Kasun dan Pak RT cek ke lokasi, ternyata orangnya sudah meninggal,” kata Kades Gaprang Asharul Fahruda di lokasi kejadian.

Baca juga; Bus Jemaah Umrah Kecelakaan di Saudi: Terbalik dan Terbakar
Kronologi Penemuan Mayat di Kantor Nasdem Blitar
Terungkap kematian Heri Sucahyo, berawal dari kecurigaan warga sekitar lokasi yang merasa bahwa HS tidak lagi terlihat keluar dari Kantor Partai Nasdem dalam beberapa hari terakhir.
Hal tersebut mendorong seorang warga bersama perangkat desa setempat berinisiatif melakukan pengecekan dengan cara mengintip dari jendela.
Kedua orang tersebut curiga begitu mencium bau tidak sedap yang diketahui kemudian berasal dari jenazah HS yang mulai membusuk.
Ketika ditemukan, kondisi jenazah sudah dipenuhi belatung, namun tidak ada luka pada tubuh korban.
Selaku Kades Gaprang, Asharul Fahruda mengatakan korban sebelumnya memang sakit dimana korban memiliki riwayat sakit diabetes.
Bidan Pustu Gaprang, Ratna Dwi Sulastri mengatakan korban ditemukan meninggal dengan posisi tergeletak di lantai depan kamar mandi.
Diduga, korban terpeleset lalu terjatuh di depan kamar mandi. Di bagian tangan kiri korban juga dicurigai mengalami dislokasi diduga akibat terjatuh.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak berwenang. Petugas dari Polsek Kanigoro, termasuk Kapolsek, Waka Polsek, Unit Reskrim, Unit Intelkam, dan tim medis dari Puskesmas Kanigoro segera mendatangi lokasi kejadian.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi menyebutkan pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi.
Jenazah langsung disucikan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, selanjutnya segera dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Blitar Nurhadi mengatakan bahwa HS berstatus menumpang di rumah yang disewa sebagai kantor baru DPD Nasdem Kabupaten Blitar.
“Beliau berstatus menumpang di rumah tersebut dari sebelum dipakai Kantor DPD Nasdem yang baru,” kata Nurhadi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat sore.
Anggota DPR RI ini menyampaikan bahwa rumah tempat HS ditemukan meninggal dunia itu sebenarnya masih dalam tahap persiapan untuk digunakan sebagai kantor baru partainya.
“Karena sewa kantor DPD Partai Nasdem yang lama di Desa Tlogo juga masih berlaku sampai bulan April 2025,” ujarnya.
Peristiwa
Banjir Bandang Bogor Rendam 257 Rumah dan 1 Sekolah, 1 Tewas

Kemajuanrakyat.co.id – Ratusan warga terdampak akibat banjir bandang Bogor yang terjadi pada Minggu, (2/3/2025), sekitar pukul 20.30 WIB.
Sebagai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 423 jiwa di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Ciliwung.
“Banjir bandang Bogor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas yang tinggi,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani dalam rilisnya, Senin (3/3/2025).
Adam juga menuturkan, hujan intensitas tinggi itu mengakibatkan aliran Sungai Ciliwung meluap ke rumah-rumah warga yang berada di sekitarnya.
BPBD juga mencatat banjir yang melanda 10 desa dan 8 kecamatan di Kabupaten Bogor, merendam 257 rumah dan 1 sekolah.
Selain itu, ada sebanyak 260 Kepala Keluarga dan 988 jiwa juga ikut terdampak dan mengharuskan 2 kepala keluarga dan 8 jiwa mengungsi.

Baca juga; Fiersa Besari Bagian dari Pendaki Puncak Carstensz, 2 Orang Meninggal
BPBD Jabar telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor dan Kota Bogor untuk melakukan asesmen, juga dengan pemerintah desa dan pihak terkait.
Hingga Senin siang, banjir tersebut sudah surut dan tim BPBD masih terus melakukan pencarian korban hilang.
Dalam banjir bandang tersebut juga dilaporkan bahwa, Asep Mulyana (55), warga Kampung Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, yang hanyut saat bencana telah ditemukan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham menyebut telah dilakukan upaya pencarian dan penanganan terhadap korban, Senin (3/3/2025).
“Saat itu dia bersama dengan keluarganya sedang berada didalam rumah. Namun, karena posisi rumah ada di bibir sungai, sehingga saat arus deras, rumahnya dan korban tersapu arus,” katanya.
Dalam kejadian tersebut, lanjut Jules, anggota keluarganya dapat terselamatkan namun untuk Asep Mulyana terbawa arus.
Sedangkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi fenomena banjir bandang di kawasan Puncak, Bogor Barat, pada Minggu (2/3) malam.
“Penyebabnya adalah hujan lebat hingga ekstrem, dimana hujan lebat hingga ekstrem ini disebabkan adanya Meso Scale Convective Complex (MCS),” kata Deputi Bidang Meteorologi, Giswanto, kepada CNBC Indonesia, Senin (3/3/2025).
-
Hukrim8 months ago
Penjajahan PT MSAM Di Lahan Masyarakat Pulau Laut Tengah Kotabaru Harus Diusir
-
Hukrim8 months ago
PT MSAM Joint PT Inhutani II Membabat Habis Makam Pejuang 45
-
Lifestyle5 months ago
Roy Suryo Dalang Dibalik Fufufafa, TikToker Intan Srinita Bongkar Kebenaran
-
Hukrim7 months ago
Masyarakat Pulau Laut Berharap Bupati dan DPRD Kotabaru Mengusir “Penjajah”
-
Hukrim7 months ago
Sunan Bi’ek Haulan Yang Ke 20 Tahun Dirayakan Di Desa Mekarpura Pulau Laut Tengah
-
Entertainment7 months ago
Heboh Video 7 Menit, Teguh Suwandi Collab Dengan Msbreewc di Hotel
-
Hukrim7 months ago
PT MSAM Mengukur Lahan Masyarakat Untuk Membuat Sertifikat Global
-
Selebriti3 months ago
Fico Fachriza, Adik Ananta Rispo Pinjam Uang ke Sejumlah Artis
Pingback: Kunjungan SBY di Istana, Disambut Langsung Oleh Jokowi - Kemajuan Rakyat