Connect with us

Nasional

Jaksa Jovi Andrea Bachtiar Divonis 6 Bulan Penjara 1 Tahun Percobaan

Published

on

Kemajuanrakyat.co.id – Seorang Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Jaksa Jovi Andrea Bachtiar di vonis enam bulan penjara tanpa penahanan dengan masa percobaan satu tahun.

Sebelumnya diketahui bahwa, Jaksa Jovi Andrea Bachtiar dituntut dua tahun penjara atas tuduhan menyebarkan informasi yang melanggar kesusilaan di media sosial.

Jaksa Jovi Andrea Bachtiar Divonis 6 Bulan Penjara 1 Tahun Percobaan
Jaksa Jovi Andrea Bachtiar divonis 6 bulan penjara dan 1 tahun percobaan

Ketua Majelis Hakim Irpan Hasan Lubis menyatakan Jovi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, dimana dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduh suatu hal dan diketahui secara umum.

Namun Majelis Hakim mengungkapkan bahwa pidana penjara tersebut tidak perlu dijalani, kecuali jika di kemudian hari ada perintah hakim karena terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana lain sebelum selesai masa percobaan.

Kasus berawal dari pelaporan Jovi oleh rekan kerjanya yaitu Nella Marsella atas unggahan Jovi yang menyoroti penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi oleh Nella.

Jaja Batubara selaku kuasa hukum Jovi menilai proses hukum terhadap Jovi tidak sepenuhnya transparan.

Ia mengungkapkan adanya dugaan intervensi terhadap saksi yang dihadirkan pihaknya. “Mengatakan tidak ada kriminalisasi sangat konyol. Ada tekanan kepada saudari Amel agar tidak menjadi saksi,” ujar Jaja.

Jaksa Jovi Andrea Bachtiar Divonis 6 Bulan Penjara 1 Tahun Percobaan
Jaksa Jovi menjalani sidang pembacaan vonis

Baca juga; Alwin Jabarti Kiemas, Tersangka Baru Judi Online Diisukan Kerabat Megawati

Selain itu juga, Jaja mempertanyakan klaim korban, Nella Marsella, yang mengaku menjadi korban “bullying”. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak memiliki bukti fisik dan hanya berbasis kerugian immateril. “Kerugian yang tidak bersifat materil tidak dapat dijadikan dasar untuk kasus seperti ini sesuai SKB 3 Menteri,” jelasnya.

Diketahui bahwa Jovi merupakan seorang pria asal Ngawi, Jawa Timur. Ia lahir pada 29 Mei 1996.

Jaksa Jovi bergelar sarjana hukum. Gelar itu didapatnya dari Universitas Gajah Mada. Tercatat, ia masuk kuliah pada 2021 dan lulus 4 tahun setelahnya.

Jovi juga sempat bertugas sebagai analis penuntut di Cabang Kejaksaan Negeri Tojo Una-una di Wakai, Sulawesi Tengah. Ia lalu melanjutkan pendidikan di Badan DIklat Kejaksaan RI dan lulus pada September 2023 dan mendapatkan predikat kelulusan memuaskan.

Kemudian Jaksa Jovi dipindahkan ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan sebagai ajun jaksa madya.

Saat ini Jaksa Jovi sedang menjalani proses etik dan pidana. Proses etik karena diduga bolos kerja selama 29 hari.

“Pemecatan masih dalam proses,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar kepada wartawan, Jumat (22/11).

Menurut Harli, pemecatan Jovi ini bisa dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Komisi III DPR RI juga sudah melakukan rapat dengar pendapat untuk membahas kasus yang melibatkan Jovi Andrea Bachtiar, di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis (21/11/2024).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, merekomendasikan agar Kejati Sumatera Utara memastikan laporan Nella Marsela diproses secara profesional.

Kemudian meminta Kejagung mengevaluasi sanksi kepada Jovi dengan tetap berpedoman pada undang-undang, dan memperhatikan aspek keadilan dan kemanusian.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Tol Cisumdawu Gratis, Jusuf Hamka Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Published

on

Tol Cisumdawu Gratis, Jusuf Hamka Tunggu Lampu Hijau Pemerintah


Kemajuanrakyat.co.id – Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Jusuf Hamka mengusulkan agar tarif tol Cisumdawu gratis guna mendukung arus balik pemudik lebaran 2025.

“Saya sudah dihubungi oleh seseorang VVIP bahwa Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) menanyakan memungkinkan nggak untuk dikasih diskon tarif tol 30 persen, saya jawab bukan hanya memungkinkan tapi kenapa nggak dikasih gratis saja sekalian supaya bisa memperlancar,” ujar Jusuf Hamka saat dihubungi di Jakarta, Minggu (1/4/2025).

Menurutnya, meskipun semula ada permintaan untuk memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen.

Dirinya menilai akan lebih baik jika Tol Cisumdawu gratis agar para pemudik dapat kembali ke daerah asal mereka dengan lancar,” ujarnya.

Rencana ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik yang diperkirakan akan mencapai puncak pada H+5 Lebaran, dengan jumlah pergerakan pemudik yang sangat signifikan.

Tol Cisumdawu Gratis, Jusuf Hamka Tunggu Lampu Hijau Pemerintah
Jusuf Hamka siap gratiskan tarif tol Cisumdawu jika pemerintah setuju

Baca juga; Didit Prabowo Silaturahmi ke Rumah Megawati Saat Lebaran 2025

Tol Cisumdawu, yang menghubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati, diharapkan dapat mempermudah perjalanan.

Mengingat panjangnya tol mencapai 61,75 km dan diperkirakan bisa memangkas waktu tempuh Bandung-Bandara Kertajati menjadi hanya sekitar satu jam.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Tol Cisumdawu juga berperan penting dalam meningkatkan konektivitas di Jabar.

Dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), tol ini melibatkan investasi konstruksi sebesar Rp5,5 triliun dan terbagi dalam enam seksi pembangunan.

Selain itu, Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi juga menanggapi adanya lonjakan arus balik yang diprediksi akan terjadi pada H+3 hingga H+5 lebaran diperkirakan akan ada 31,4 juta orang.

Kementerian Perhubungan, bersama dengan kementerian terkait, telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasi lonjakan ini, termasuk kemungkinan pemberian diskon tarif tol sebagai bagian dari upaya meratakan distribusi arus balik.

Rencana tersebut merupakan salah satu langkah konkret untuk memastikan kelancaran perjalanan bagi jutaan pemudik yang kembali ke kampung halaman.

Selain itu juga sekaligus untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatur arus balik secara efisien pada lebaran mendatang.

Continue Reading

Nasional

Didit Prabowo Silaturahmi ke Rumah Megawati Saat Lebaran 2025

Published

on

Didit Prabowo Silaturahmi ke Rumah Megawati Saat Lebaran 2025

Kemajuanrakyat.co.id – Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo silaturahmi di kediaman Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.

Didit Prabowo silaturahmi ke rumah Megawati terlihat menggunakan baju koko berwarna hijau dan kopiah hitam tiba sekitar pukul 11.58 WIB.

Terlihat juga Didit menyempatkan menyapa awak media yang berada di depan kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Senin.

Dirinya melempar senyum sambil namaste saat berjalan menuju kediaman Megawati.

Didit Prabowo Silaturahmi ke Rumah Megawati Saat Lebaran 2025
Didit Prabowo terlihat berfoto bersama dengan Megawati

Baca juga; Pohon Tumbang Timpa Jamaah Sholat Id di Pemalang

Kunjungan Didit Prabowo Silaturahmi bukan kunjungan Biasa

Pengamat politik Universitas Diponegoro, Wahid Abdulrahman mengatakan kunjungan putra Presiden merupakan potret dari politik silaturahmi.

“Apa yang dilakukan Dodit Prabowo dengan mengunjungi Ibu Megawati dalam momentum Idul Fitri adalah bentuk Politik Silaturahmi.” kata Wahid kepada media pada Selasa (1/4).

Wahit menyatakan, Idul Fitri memang seringkali dijadikan momentum untuk menjalankan politik silaturahmi yang terlihat lebih natural.

Selain untuk meminta maaf, momen tersebut juga dinilai bisa mempererat persaudaraan dan menjadi ruang untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah perbedaan pandangan politik.

Kendati demikian, Wahid menilai politik silaturahmi tersebut dapat berubah menjadi “silaturahmi politik” ketika memiliki pesan-pesan politik yang dibawa dengan tujuan politik tertentu.

“Namun demikian, nampaknya yang dilakukan Mas Didit masih sebatas politik silaturahmi kebangsaan dan kekeluargaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Hendri Satrio menjelaskan kunjungan itu memperlihatkan bahwa Didit sebagai anak presiden mampu memainkan peran diplomasi yang bisa mengendurkan intensi politik di antara para tokoh.

Terlebih khususnya hubungan Presiden Prabowo terhadap Mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang akhir-akhir ini nampak kurang baik.

“Kunjungan Mas Didit ke Ibu Mega untuk silaturahmi ini menarik karena bisa memainkan peran diplomasi, menenangkan publik dengan menggambarkan hubungan yang sangat baik antara Megawati dan Prabowo,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Hendri menilai komunikasi anak-anak Presiden yang terlihat jauh lebih cair tersebut juga menandakan bahwa anak muda enggan ditarik kedalam konflik kepentingan antar orang tua.

“Kunjungan ini bisa diartikan juga penolakan anak muda untuk diseret kedalam konflik politi, pungkasnya lagi.

Continue Reading

Nasional

Misi Kemanusiaan TNI, Panglima Perintahkan Kesiapan Pasukan

Published

on

Kemajuanrakyat.co.id – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memerintahkan kesiapan pasukan dan alutsista untuk mendukung misi kemanusiaan TNI ke Myanmar.

Misi kemanusiaan TNI yang disiapkan mencakup operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), evakuasi medis, distribusi logistik kemanusiaan, pendirian pos medis lapangan, serta dukungan stabilisasi awal di wilayah terdampak.

Adapun bantuan ini ditunjukan untuk sekitar 230.000 pengungsi yang membutuhkan pertolongan segera.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran operasi, TNI akan mengerahkan alutsista berupa KRI Rajiman (Kapal Rumah Sakit), pesawat C-130 Hercules, helikopter Caracal, dan helikopter Super Puma.

Diketahui akan ada sebanyak 312 personel dari berbagai satuan yang akan diterjunkan guna memastikan keberhasilan misi kemanusian ini.

“TNI memiliki tugas tidak hanya menjaga kedaulatan negara, akan tetapi juga melaksanakan misi kemanusiaan, baik didalam maupun diluar negeri. Saya perintahkan seluruh jajaran terkait untuk memastikan kesiapan pasukan dan alutsista guna mendukung operasi bantuan kemanusiaan ke Myanmar,” kata Brigjen Kristomei dan keterangan tertulisnya, Minggu (30/5/2025).

TNI akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, BNPB, Basarnas, serta otoritas Myanmar dan organisasi internasional guna memastikan kelancaran misi ini.

Misi Kemanusiaan TNI, Panglima Perintahkan Kesiapan Pasukan
Panglima TNI akan kirim Tim SAR, Kapal RS hingga Helikopter bantu korban gempa di Myanmar

Baca juga; Gempa Bumi Guncang Thailand, Sejumlah Korban dan Kerusakan Dilaporkan

Jumlah Korban Gempa Myanmar

Diberitakan sebelumnya, jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar bertambah menjadi 1.6444 orang, sementara 3.408 lainnya mengalami luka-luka pada Sabtu (29/3/20250 kemarin.

Sedangkan saluran televisi MRTV melaporkan, ada sebanyak 68 orang diperkirakan masih dinyatakan hilang di seluruh wilayah terdampak gempa di Myanmar.

Continue Reading

Trending